📘 Panduan Siaga Bencana

Edukasi lengkap penanggulangan bencana banjir, kebocoran gas, dan kebakaran

📊 Tingkat Pemahaman Anda
Klik checklist untuk menandai panduan yang sudah dipahami
3 Tahap Krusial: Prabencana (Kesiapsiagaan) → Saat Bencana (Tanggap Darurat) → Pascabencana (Pemulihan)

🌊 Banjir

Peringatan Dini & Evakuasi
Tahukah Anda? Banjir bandang dapat terjadi dalam hitungan menit dengan ketinggian air mencapai >3 meter!
Prabencana (Kesiapsiagaan)
  • Pahami risiko banjir di sekitar Anda - cek peta rawan bencana
  • Siapkan Tas Siaga Bencana (TSB): dokumen kedap air, obat, makanan instan, senter, radio, uang tunai
  • Tinggikan stop kontak & sekring listrik minimal 1 meter dari lantai
  • Simpan nomor darurat BNPB/BPBD (129) dan tetangga terdekat
  • Buat jalur evakuasi keluarga dan titik kumpul yang aman
⚠️ Saat Bencana (Tanggap Darurat)
  • Matikan listrik & gas segera - jangan panik!
  • Pantau informasi debit air melalui radio atau BMKG
  • Evakuasi mandiri ke tempat lebih tinggi sebelum air meninggi
  • Hindari berjalan di arus air - 15 cm saja sudah bisa menjatuhkan
  • Jangan biarkan anak bermain di air banjir (risiko terseret dan penyakit)
🔄 Pascabencana (Pemulihan)
  • Periksa rumah dengan hati-hati, waspadai ular & kalajengking
  • Bersihkan dengan disinfektan dan air bersih segera
  • Waspadai penyakit: leptospirosis, diare, demam berdarah, penyakit kulit
  • Periksa kesehatan keluarga terutama anak-anak dan lansia
  • Laporkan kerusakan ke pihak kelurahan/BPBD
🧰 🧰 Peralatan Wajib Saat Banjir
  • Senter tahan air dan baterai cadangan
  • Peluit darurat untuk meminta pertolongan
  • Power bank kapasitas besar minimal 10.000mAh
  • Pelampung atau ban dalam untuk evakuasi
  • Sepatu boot anti air dan sarung tangan karet
  • Persediaan air minum minimal 3 hari
  • Makanan siap saji tinggi kalori
  • Obat pribadi dan vitamin keluarga
🚫 🚫 Kesalahan Fatal Saat Banjir
  • Memaksa menerobos banjir dengan motor atau mobil
  • Menyentuh tiang listrik atau kabel yang terkena air
  • Makan makanan yang terkena air banjir
  • Membiarkan anak bermain air banjir
  • Menunggu air terlalu tinggi baru evakuasi
  • Menggunakan listrik sebelum diperiksa teknisi
👨‍👩‍👧 👨‍👩‍👧 Evakuasi Keluarga
  • Prioritaskan bayi, lansia, dan ibu hamil
  • Pisahkan tas darurat tiap anggota keluarga
  • Pastikan semua anggota tahu titik kumpul
  • Gunakan pakaian terang saat evakuasi malam hari
  • Jangan kembali sebelum ada izin petugas
  • Catat lokasi pengungsian dan kontak penting

💨 Kebocoran Gas LPG

Bahaya Ledakan & Kebakaran
PERINGATAN KERAS! Jangan menyalakan atau mematikan lampu, kipas angin, atau alat listrik apapun! Percikan api sekecil apapun bisa memicu ledakan dahsyat.
Pencegahan (Prabencana)
  • Gunakan tabung, selang, dan regulator berlogo SNI asli
  • Ganti selang gas minimal 2 tahun sekali atau jika terlihat retak
  • Pastikan ventilasi dapur cukup (jendela terbuka minimal 20%)
  • Simpan tabung gas di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung
  • Jangan letakkan tabung gas di dekat kompor atau sumber panas
⚠️ Saat Terjadi Kebocoran
  • ☝️ LEPAS regulator dari tabung gas dengan cepat
  • 🚪 BUKA semua pintu dan jendela selebar-lebarnya
  • 🏃 BAWA tabung ke area terbuka (halaman) jika aman
  • 📱 JANGAN gunakan ponsel di dekat kebocoran gas
  • 🚫 JANGAN nyalakan kipas angin atau exhaust fan
🔄 Setelah Keadaan Aman
  • Uji kebocoran dengan air sabun - jika muncul gelembung berarti bocor
  • Ganti selang atau regulator yang rusak, jangan dipaksa pakai
  • Panggil teknisi gas resmi untuk perbaikan
  • Catat kejadian untuk laporan ke pertamina/agen gas
🛠️ 🛠️ Pemeriksaan Rutin Tabung Gas
  • Cek regulator apakah longgar atau rusak
  • Pastikan selang tidak digigit tikus
  • Periksa tanggal produksi selang gas
  • Pastikan karet seal regulator masih bagus
  • Gunakan penjepit selang agar tidak mudah lepas
  • Pastikan aroma gas tidak tercium di dapur
🚨 🚨 Tanda-Tanda Kebocoran Gas
  • Tercium bau menyengat seperti belerang
  • Terdengar suara desis dari regulator atau tabung
  • Api kompor berubah warna menjadi merah/oranye
  • Mata terasa perih dan sesak napas
  • Muncul gelembung saat dites dengan air sabun
❌ Larangan Saat Kebocoran Gas
  • Jangan menyalakan korek api
  • Jangan menghidupkan kendaraan dekat lokasi
  • Jangan menyalakan saklar listrik
  • Jangan merokok di area kebocoran
  • Jangan menggunakan lift bila di gedung

🔥 Kebakaran

Pencegahan & Penanganan Cepat
Fakta: Kebakaran dapat meluas ke seluruh ruangan dalam waktu < 3 menit!
Pencegahan (Prabencana)
  • Sediakan APAR (Dry Chemical Powder/CO₂) di dekat dapur dan pintu keluar
  • Hindari stop kontak overload - 1 colokan maksimal 4 device
  • Jauhkan bahan mudah terbakar (minyak, alkohol, kertas) dari kompor
  • Pasang detector asap di setiap ruangan (bisa DIY dengan sensor)
  • Simpan kunci cadangan di luar rumah untuk akses darurat
⚠️ Saat Kebakaran
  • 🎯 T.A.P.S: Tarik pin → Arahkan ke api → Pencet tuas → Semprot merata
  • 🔥 Gunakan kain basah untuk api kecil (kompor minyak/gas)
  • ⏱️ Jika api membesar > 2 menit, EVAKUASI segera!
  • 🏃 Merangkak di bawah asap - udara bersih berada 30cm dari lantai
  • 📞 Hubungi 113 atau 112 setelah berada di tempat aman
🔄 Setelah Kebakaran
  • Jangan masuk terlalu cepat - tunggu izin dari petugas pemadam
  • Dokumentasikan semua kerusakan untuk klaim asuransi
  • Periksa instalasi listrik sebelum menyalakan lagi
  • Perhatikan gejala gangguan pernapasan dari asap
  • Bersihkan sisa abu dengan masker N95
🧯 🧯 Jenis APAR dan Fungsinya
  • APAR Dry Chemical untuk kebakaran umum
  • APAR CO₂ untuk listrik dan elektronik
  • APAR Foam untuk bahan cair mudah terbakar
  • Periksa tekanan APAR setiap bulan
  • Pastikan APAR mudah dijangkau
  • Pelajari cara penggunaan sebelum darurat
🏢 🏢 Evakuasi Saat Gedung Terbakar
  • Gunakan tangga darurat, bukan lift
  • Tutup hidung dengan kain basah
  • Ikuti jalur EXIT berlampu hijau
  • Bantu anak-anak dan lansia saat evakuasi
  • Jangan kembali mengambil barang
  • Berkumpul di assembly point
⚡ Pencegahan Korsleting Listrik
  • Cabut charger yang tidak digunakan
  • Hindari kabel bertumpuk
  • Gunakan MCB sesuai daya listrik
  • Segera ganti kabel terkelupas
  • Jangan menaruh kabel di bawah karpet
  • Periksa instalasi listrik minimal 1 tahun sekali
🩹 🩹 Pertolongan Pertama Luka Bakar
  • Siram luka dengan air mengalir 10-20 menit
  • Jangan oles pasta gigi atau mentega
  • Tutup luka dengan kain steril
  • Minum air untuk mencegah dehidrasi
  • Segera ke rumah sakit jika luka parah
  • Jangan pecahkan lepuhan kulit

📞 Kontak Darurat Indonesia

  • 112 - Darurat Umum
  • 113 - Pemadam
  • 118/119 - Ambulans
  • 115 - Basarnas
  • 110 - Polisi
  • 129 - BNPB
Simpan nomor-nomor ini di kontak favorit HP Anda!

✨ Tips Tambahan

  • Simulasi rutin: Latih evakuasi keluarga tiap 3 bulan
  • Dokumen digital: Scan dokumen penting ke cloud
  • P3K Lengkap: Obat luka bakar, antiseptik, plester, kasa steril
  • Matikan kompor: Saat tidur atau meninggalkan rumah
  • Power bank: Selalu isi daya untuk komunikasi darurat

📊 Infografis Cepat

Kesiapsiagaan Masyarakat 35%
Kepemilikan APAR di Rumah 15%
Pengetahuan Nomor Darurat 45%
Anda sudah lebih siap dengan membaca panduan ini!

FAQ Kebencanaan

Dokumen penting, makanan instan, air minum, obat-obatan, senter, power bank, pakaian, uang tunai, dan peluit darurat.

Segera evakuasi ketika ada peringatan resmi, air mulai naik cepat, atau api/gas tidak dapat dikendalikan dalam beberapa menit.

Lift dapat mati mendadak akibat listrik padam dan menjebak pengguna di dalam gedung yang terbakar.
Panduan ini bersifat edukatif. Segera hubungi petugas profesional jika situasi membahayakan jiwa.
© 2026 - Tetap waspada, selamatkan nyawa