PERINGATAN KERAS! Jangan menyalakan atau mematikan lampu, kipas
angin, atau alat listrik apapun! Percikan api sekecil apapun bisa memicu ledakan
dahsyat.
✅
Pencegahan (Prabencana)
-
Gunakan tabung, selang, dan regulator berlogo SNI asli
-
Ganti selang gas minimal 2 tahun sekali atau jika terlihat retak
-
Pastikan ventilasi dapur cukup (jendela terbuka minimal 20%)
-
Simpan tabung gas di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung
-
Jangan letakkan tabung gas di dekat kompor atau sumber panas
⚠️
Saat Terjadi Kebocoran
-
☝️ LEPAS regulator dari tabung gas dengan cepat
-
🚪 BUKA semua pintu dan jendela selebar-lebarnya
-
🏃 BAWA tabung ke area terbuka (halaman) jika aman
-
📱 JANGAN gunakan ponsel di dekat kebocoran gas
-
🚫 JANGAN nyalakan kipas angin atau exhaust fan
🔄
Setelah Keadaan Aman
-
Uji kebocoran dengan air sabun - jika muncul gelembung berarti bocor
-
Ganti selang atau regulator yang rusak, jangan dipaksa pakai
-
Panggil teknisi gas resmi untuk perbaikan
-
Catat kejadian untuk laporan ke pertamina/agen gas
🛠️
🛠️ Pemeriksaan Rutin Tabung Gas
-
Cek regulator apakah longgar atau rusak
-
Pastikan selang tidak digigit tikus
-
Periksa tanggal produksi selang gas
-
Pastikan karet seal regulator masih bagus
-
Gunakan penjepit selang agar tidak mudah lepas
-
Pastikan aroma gas tidak tercium di dapur
🚨
🚨 Tanda-Tanda Kebocoran Gas
-
Tercium bau menyengat seperti belerang
-
Terdengar suara desis dari regulator atau tabung
-
Api kompor berubah warna menjadi merah/oranye
-
Mata terasa perih dan sesak napas
-
Muncul gelembung saat dites dengan air sabun
❌
❌ Larangan Saat Kebocoran Gas
-
Jangan menyalakan korek api
-
Jangan menghidupkan kendaraan dekat lokasi
-
Jangan menyalakan saklar listrik
-
Jangan merokok di area kebocoran
-
Jangan menggunakan lift bila di gedung