Logo

Index

Tingkat Kualitas Udara (AQI)

Indeks Kualitas Udara dan Dampaknya terhadap Kesehatan

Baik (0-50)
Kualitas udara baik, tidak berisiko bagi kesehatan.
Sedang (51-100)
Masih dapat diterima, namun beberapa orang sensitif mungkin terdampak ringan.
Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif (101-150)
Kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan mulai berisiko.
Tidak Sehat (151-200)
Semua orang bisa mulai merasakan efek kesehatan.
Sangat Tidak Sehat (201-300)
Peringatan kesehatan serius; risiko tinggi bagi seluruh populasi.
Berbahaya (301-500)
Kondisi darurat; semua orang sangat berbahaya untuk terpapar.
Baik
Sedang
Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif
Tidak Sehat
Sangat Tidak Sehat
Berbahaya

Informasi Gas Berbahaya

Dampak Formaldehida (HCHO), Karbon Monoksida (CO), dan Gas Organik (TVOC)

HCHO (Formaldehida)

Gas tidak berwarna dengan bau tajam, umum berasal dari asap rokok, furnitur berbahan kayu lapis, lem, dan cat.


Tingkat & Dampak:
  • < 0.1 ppm : Aman
  • 0.1 - 0.3 ppm : Iritasi mata & tenggorokan
  • > 0.3 ppm : Berbahaya, pemicu asma & risiko kanker

COppm (Karbon Monoksida)

Gas beracun tanpa bau & warna. Berasal dari kendaraan bermotor, pemanas ruangan, dan asap kebakaran.


Tingkat & Dampak:
  • 0 - 9 ppm : Normal di lingkungan luar
  • 10 - 25 ppm : Waspada untuk kelompok sensitif
  • > 50 ppm : Sakit kepala, kelelahan, bahaya fatal jika terpapar lama

TVOC (Gas Organik Total)

Campuran ribuan senyawa kimia dari cat, pengharum ruangan, pestisida, dan produk pembersih.


Tingkat & Dampak:
  • < 0.5 mg/m³ : Baik
  • 0.5 - 1 mg/m³ : Iritasi ringan, sakit kepala
  • > 1 mg/m³ : Gangguan saraf, kerusakan hati & ginjal
Tanya Si Tox
💬 Tanya Si Tox
Tox: Halo! Tanya Si Tox siap bantu kamu 🌤️